aksara > musik > hidup > drama > aksara
tlfb is an abbreviation for truth, love, freedom, and beauty. Blog ini dengan sengaja ditulis secara bilingual.
Catching Elephant is a theme by Andy Taylor
A.S. Byatt, in her book Possession
Pak Pram: Kalau sastra sudah mendikte, ngantuk mbacanya. Ini penting juga untuk diketahui. Jadi, anak-anak SMA, sastra yang mendikte dan sastra yang membuktikan nggak tahu bedanya sampai sekarang. Dulu kan keindahan bahasa. Sastra itu keindahan bahasa. Jangan lupa, sastra itu walaupun pemdek kalau sudah diterbitkan dia jadi pengalaman bangsa. Dokumen pengalaman bangsa. Jadi, bukan ngindah-indahin bahasa.
Pewawancara: Puisi yang mengindah-indahkan kata, ya...
Pak Pram: Ya, puisi. Saya nggak suka puisi.
Pewawancara: Mengapa?
Pak Pram: Nggak ada apa itu... kelangsungan. Dia hanya bergumul dengan perasaan sendiri aja. Padahal saya kan hanya memandang dan menghargai kenyataan.
Pewawancara: Tetapi ada juga puisi yang realis...
Pak Pram: Ada juga. Tetapi untuk saya itu terlampau pendek, nafasnya pendek.
Childhood Stress Leaves Genetic Scars
Traumatic experiences in early life can leave emotional scars. But a new study suggests that violence in childhood may leave a genetic mark as well. Researchers have found that children who are physically abused and bullied tend to have shorter telomeres—structures at the tips of chromosomes whose shrinkage has been linked to aging and disease.
“Children who experience physical violence appear to be aging at a faster rate,” says neuroscientist and co-author Avshalom Caspi. As a result, he says, they may face increased risk of disease in adulthood and possibly shortened lifespan.
The more we research and understand stress, the more we learn about its complex nature and implications on our health, both mentally and physically. Expect a lot more of this research in the near future.
My best friend, Ricca Y. Sainfalak.
High-Speed photographs of colour ink on water by Alberto Emiliano Seveso.